Detox Alami atau Instan With Flimty?
Hallo, its been awhile sejak pertama kali ng-blog ditahun 2019 yang membahas soal Perjuangan Lepas dari Krim Dokter. Kali ini saya mau bahas soal Detoxifikasi. Pastinya kata "Detox" bukan lagi kata asing buat kalian yang berkecimpung dalam hal kecantikan, kesehatan dan perawatan diri. Yup, detox sendiri merupakan pembuangan toksin/racun. Detox sendiri sangat penting untuk membuat tubuh dan metabolisme kita tetap sehat dan terjaga. Salah satunya adalah detox usus besar (Colon) yang mostly people did it to reduce the weight. Selain membersihkan usus besar juga dapat menurunkan berat badan. Sepengalaman saya, banyak produk yang dijual dipasaran menawarkan Detox sebagai penurun berat badan. Well, memang tidak salah karena detoxifikasi salah satunya juga memiliki manfaat itu, tetapi kebanyakan orang lebih melihat label manfaat yang cenderung lebih ke mengurangi BB. Padahal, tujuan detox sendiri lebih kepada proses pembuangan racun dalam tubuh, sedangkan untuk mengurangi berat badan maka setelah detox mulailah dengan menjaga pola makan dan olah raga ofcourse!
Disini yang akan saya bahas adalah produk Flimty. Produk ini dibuat oleh PT. Anugrah Ori Bionature Indonesia yang terkenal dengan cara/prosesnya mengikat makanan/sisa makanan yang kotor di dalam usus seperti minyak, gluten dll yang nantinya akan dibuang melalui BAB.
Jauh sebelum membeli Flimty, saya pernah melakukan detox alami yaitu dengan meminum air perasan lemon dan madu, di pagi hari dan malam hari rutin. Karena bahannya benar-benar alami, perubahan tidak terasa dalam jangka waktu sebulan atau 3 bulan tetapi sekitar 6-8 bulan! Tubuh sangat ringan, tidak gampang ngantuk, lelah dan tidur malam cukup nyenyak. Dan genap satu tahun malah BB saya turun drastis menjadi 39-40 kg!😑 Padahal saya jarang olahraga waktu itu, karena kegiatan saya sendiri sudah cukup banyak. Meskipun BB turun drastis, saya malah merasa lebih sehat, tidak pusing maupun lelah. So, kemungkinan toxin ditubuh saya hampir sepenuhnya hilang atau karena kegiatan saya cukup padat, Im not sure tapi karena BB segitu, banyak orang judge me kekurusan!😑. Society matter 😜, kurus dibilang kekurusan gemuk dibilang kegemukan. Tapi ya memang, kurus dan langsing adalah hal yang berbeda banget, so saya coba naikan BB sampai ideal sampai sekarang ada di angka 45-47 kg.
Nah, itu pengalaman saya detox dengan bahan-bahan alami seadanya dirumah. Kenapa saya tidak melakukan hal yang sama, karena akhir tahun kemarin saya terkena GERD dan sakit berhari-hari. Ya mungkin seperti sepele, sakit maag seperti makan telat dll, bahkan saya sudah tak bisa makan mie instan lagi 😠(say goodbye pada kenikmatan duniawi) apalagi air lemon yang memiliki kandungan asam tinggi. Jadi saya coba beralih pada Flimty. Awalnya saya ragu, butuh waktu sebulanan untuk jadi membeli ini produk 😆. Soalnya meskipun Flimty juga memiliki komposisi bahan-bahan alami tapi tetap saja saya agak takut dengan efek ketagihannya. But, Flimty sendiri mengklaim tidak akan menyebabkan efek jangka panjang & ketagihan. Well, akhirnya saya membeli sekotak Flimty. Disebutkan cara pemakaiannya, jika untuk Detox diminum pada pagi hari 2 jam sebelum sarapan dan di malam hari 2 jam sebelum makan malam selama 7 hari hari. Untuk menjaga BB stabil hanya minum sehari sekali di malam hari 2 jam sebelum makan malam.
Well, saya coba minum di hari pertama pada pagi hari. 3 jam pertama tak ada reaksi apapun diperut. Namun, menjelang siang hari perut mulai berkontraksi, rasa mulas mulai terasa dan sejak saat itu saya bulak-balik ke toilet dengan frekuensi 10X BAB. Saya sempet bingung awalnya, testi orang-orang paling banyak itu 5X, perut plong dan enteng. Sampai menjelang sore, saya tetap bulak-balik ke toilet dan dihitung-hitung total 16X sebelum minum sesi kedua 2 jam sebelum makan malam. Pada tengah malamnya hingga menjelang pagi saya masih tetap BAB hingga 4X, tidur pun tidak nyenyak dan lemas. Jujur, saya masih berpikir apakah racun ditubuh saya sebanyak ini ya... dan bahkan perut saya agak sedikit kram. Cuma saya masih penasaran dan masih ingin lanjut untuk detox. Hari kedua, reaksi Flimty di tubuh saya masih tidak jauh berbeda, frekuensi BAB sangat sering, masih terhitung 18X. Yang saya rasakan mulai lemas, bahkan BAB saya (mohon maaf) lebih kepada cairan sudah lebih dari diare. Jadi setiap saya minum air putih segelas, perut saya langsung berkontraksi dan dibuang langsung lewat BAB. Disini saya pikir, usus saya menjadi tidak bisa menyerap nutrisi makanan atau mineral yang saya makan. Meskipun saya memakan makanan yang sehat (no gorengan, no gluten, no gula dan msg).
Meskipun begitu, saya mencoba kesempatan sekali lagi di hari ketiga, dan...disini keadaan saya tepar karena dehidrasi. Semua makanan yang makan menjadi tidak terolah dengan baik di dalam usus saya, itu terlihat dari BAB (mohon maaf) yang beberapa masih berbentuk utuh makanan. Oke fix, there's something wrong detox by Flimty. Akhirnya di hari keempat saya pergi ke dokter, bahkan dijalan pun saya sempat berhenti-berhenti karena mulas. Sampai akhirnya... saya sampai dengan wajah pucat di RS. untungnya pagi itu tidak mengantri jadi panggilan pemeriksaan lebih cepat.
Singkatnya...setelah pemeriksaan... Dokter malah menegur saya setelah saya dinyatakan bahwa usus saya mengalami luka-luka dan dehidrasi, bukan panas dalam biasa, tetapi luka yang disebabkan minuman yang saya konsumsi untuk detox makanya usus tidak maksimal untuk mengolah makanan. Dan, jika dikonsumsi terus-terusan bisa jadi proses BAB tidak akan terjadi secara alami lagi kecuali dengan bantuan obat-obatan perangsang BAB ðŸ˜ðŸ˜±. Yang saya rasakan, ngeri, bingung dan merasa bersalah. Akhirnya dokter memberi obat khusus colon dan untuk menghentikan frekuensi BAB.
Pada hari kelima, saya berhenti mengkonsumsi Flimty. Meskipun sudah konsumsi obat dari dokter, namun frekuensi BAB saya mulai berkurang tetapi masih terhitung banyak yaitu 8X 😰. Hari keenam, frekuensi BAB saya kembali mulai berkurang menjadi 5X sehari. Hingga pada hari ketujuh, saya tidak BAB sama sekali tetapi perut masih terasa sakit. Hingga hari kesepuluh, barulah saya kembali normal, tidak ada rasa kram perut, mulas dan lemas. BAB pun lancar seperti sedia kala. So...disini saya berpikir mungkin banyak yang cocok meminum Flimty tapi tidak semua. Buatku, mungkin jika skalanya 9 orang cocok meminum Flimty, maka 1 orang itu adalah saya 😅. Saya tidak menyalahkan Flimty karena malah membuat saya menjadi sakit, hanya saja semua produk itu cocok-cocokan dan reaksi orang juga berbeda-beda. Tapi sayang...sayang sekali buat Flimty. Padahal menurutku Flimty bagus karena tidak menyebabkan asam lambung meski dari varian rasanya blackcurrent yang agak asam-asam. Tapi apa boleh buat.
Tapi setidaknya, mungkin beberapa racun ditubuh saya ada yang terbuang saat masih mengkonsumsi Flimty. Oke.. I think that's all, Buat para pembaca, saya harap pengalaman saya dapat memberikan kalian keputusan untuk detox. Pilih alami sangat dianjurkan, tetapi butuh waktu untuk terlihat hasilnya tapi tidak ada efek samping, tetapi kalau mau beli Flimty juga boleh, tapi...ingat, jangan beli sekaligus 1 box kayak saya 😅, jadinya mubazir karena tidak cocok. Beli saja dulu beberapa sachet sesuai kebutuhan untuk coba-coba. Dan ingat, hanya diminum saat libur ya, kalau pas kerja atau sekolah, duh bakalan repot.
Thankyou!

